S
ebelumnya saya sampaikan bahwa ini adalah tulisan lama, tapi tidak ada salahnya kalau saya share kembali.
“Kalau kita tak punya mimpi, orang-orang seperti kita akan mati, boy!!”.
Ungkapan inilah yg terlontar dari mulut Arai dengan logat orang Belitung, seorang anak yatim piatu yang diangkat sebagai anak oleh Seman Saidi Harun (Mathias Muchus) ayah Haikal. Ketika kemiskinan menjadi napas kehidupannya, tekad Arai tak pernah redup. Dialah yang menjadi cahaya ketika Ikal saudara angkatnya dan Jimbron sahabatnya yang juga yatim piatu mulai kehilangan semangat hidup dan mimpinya mulai memudar di terpa realitas kemiskinan yang menyelimutinya. Dialah Sang Pemimpi sejati.
Arai terbuai oleh pelajaran yang didapat dari sang guru kelas bernama Balia (Nugie) tentang sebuah Impian besar. Berkat guru kelas itulah, Arai tanpa berfikir panjang, tanpa pertimbangan, langsung menancapkan impian untuk belajar di Jakarta kemudian terbang ke Eropa dan hidup di Paris. Universitas Sorbonne Paris Prancis, altar ilmu pengetahuan dunia yang selau menari nari dibenak Arai.
Upsss lupa….. ini masih cerita tentang film Sang Pemimpi.
Kata yang bisa menggambarkan semangat dua anak muda tersebut adalah LUAR BIASA.
Anak sekecil itu sudah bekerja keras membanting tulang.
Anak sekecil itu telah berani berpimpi belajar di Universitas Sorbonne Paris
Anak sekecil ini sudah berani menantang realitas kehidupan yang ganas
Oh ya………. endingnya adalah Arai dan Haikal betul betul sukses mendapatkan biasiswa untuk belajar di Paris.
Setelah selesei nonton Film Sang Pamimpi, tiga kata yang bisa menggambarkan perjuangan Arai dan Haikal yakni NEVER GIVE UP!!
Ya tiga kata inilah yang selalu membawa kita ke pintu gerbang kesuksesan. Dream Big atau Think Big tidak akan pernah punya arti apa apa ketika kita tidak memiliki hasrat pantang menyerah atau never give up yang akan menjadikan impian tersebut menjadi kenyataan. Karena jalan menuju impian tersebut akan kita temui rintangan dan tantangan. Rintangan dan tantangan yang akan memperlambat jalan menuju kesuksesan bahkan juga bisa menjadikan down.
Kitalah sebagai pilot yang mengendalikan penerbangan hidup kita menuju dunia impian kita sendiri. Ketika impian sudah betul betul tertanam dalam benak kita kemudian paradoks dengan banyaknya tantangan dan rintangan maka ada dua persimpangan jalan yang harus kita pilih. Pertama, Berhenti, sedih, menangis, meratapi nasip, lalu mengatakan say goodbye kepada impian kita. Atau kedua, kita kembali berdiri tegak terus menantang hambatan dan rintangan dan melangkah dengan pasti menjemput dan meraih impian kita.
Kemauan atau hasrat untuk meraih sesuatu sangatlah penting. Seperti wisdom words yang sering kali kita semua mendengarnya yakni When there’s a will, there’s a way. Donald Trump dalam salah satu bukunya menginprovisasi wisdom word tsb menjadi When there’s a will, there’s a Win. Ya… jika ada kemauan, kita tidak hanya akan mendapatkan sebuah jalan keluar namun kita akan mendapatkan sebuah kemenangan.
Dalam mengejar Impian kita ada kata yang bisa memiliki banyak pengaruh terhadap psikologis kita . Yaitu kata “ Harus “ dan “ memilih “. Kedua kata ini sangat sederhana namun memiliki pengaruh yang kuat terhadap keberhasilan kita. Apabila kita berkata : saya “ harus “ mencapai impian saya maka kita bisa rasakan ada tekanan disana dan kita terpaksa melakukannya karena ada yang mengharuskan kita untuk mencapai impian. Artinya di kata-kata itu tidak ada kebebasan . kemudian ketika saya “ memilih “ untuk mencapai impian saya. Kata ini mengandung daya untuk memutuskan sendiri sehingga kita adalah orang yang memutuskan untuk mencapai impian bukan orang lain . Ini memberikan semacam daya / kekuatan kepada kita karena kita sudah memilih maka kita sudah siap dengan akibat-akibatnya . Kita harus pandai menggunakan kata kata sebagai self talk kepada diri kita sendiri. Dalam setiap upaya mencapai impian kita akan selalu ada tantangan , hambatan , rintangan , cercaan dan hinaan yang akan s kita terima. Saya selalu teringat dalam sebuah infotaiment ditelevisi swasta perkataan artis cantik Angne Monica,” Kesuksesan terbentuk dari susunan lempengan batu bata (red, Pujian, hinaan, sanjungan, cercaan dan cacian) yang dilemparkan lingkungan dan masyarakat”. Artinya kesuksesan tidak hanya dapat dibentuk dari sanjungan dan pujian. Begitu pula kesuksesan tidak hanya dibentuk oleh cacian dan cercaan serta hinaan. Tapi kesuksesan dapat diraih berkat pujian, sanjungan, hinaan, cercaan dan cacian orang lain kepada kita.
Beberapa tips yang menurut saya dapat membuat / mempertahankan samangat Never Give Up:
1. Kalau Anda mempunyai kecendrungan mudah menyerah, maka langkah pertama yang paling penting adalah mengakui kelemahannya itu. Dengan menyadarinya , Anda akan lebih siap untuk memperbaikinya.
2. motivasikanlah diri Anda untuk mengembangkan sikap pantang menyerah. Sikap ini diperlukan untuk meraih keberhasilan dalam hidup. orang yg mudah menyerah , frustasi dan mudah putus asa adalah orang yang gagal.
3. Arahkan mata Anda pada tujuan , bukan pada hambatan . Bila Anda memandangn pada tujuan , maka hambatan tidak akan menakutkan. Tapi sebaliknya , bila Anda terfokus pada hambatan , Anda akan mudah kehabisan daya juang.
4. Beranilah mengambil risiko namun dengan perhitungan yang mantap , Hadapi dan alamilah pengalaman dan petualangan baru. Keberanian yang benar bukan berarti seperti orang yg terjun bebas ke jurang, tapi seperti orang yang menuruninya setahap demi setahap dengan persiapan yg matang.Kalau Anda tidak berani mengambil resiko , tentu saja Anda berada pada tempat yang aman , namun Anda tidak akan berkembang.
5. Hadapilah semua tantangan dengan penuh keberanian. Anggaplah tantangan sebagai “Sparring Partner” yang akan membuat Anda semakin kuat , bukan sebagai raksasa yang menelan Anda. Semakin banyak tantangan, semakin berani menghadapinya, maka semakin terbentuk karakter yang kuat.
6. Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan bahwa Anda tidak akan berhasil bila pada usaha Anda mengalami kegagalan. Belajarlah darid kegagalan itu agar didapat gambaran yg lebih baik lagi.
7. Teruslah berusaha, sikat segala kesempatan yg ada , karena kesempatan itu tak datang untuk kedua kalinya !, tidak ada pendobrak kegagalan yg sekuat nilai “kegigihan dan pantang menyerah” . Ingatlah filsofi air yg bisa melubangi batu dengan tetesan yg terus terus-menerus.
8. Imbangi kegigihan Anda dengan pemikiran yg kreatif. Bila perjalanan Anda terhalang oleh batu cadas , Anda tidak perlu membenturkan kepala Anda untukmembuktikan bahwa Anda pantang Menyerah. Berhentilah sejenak dan pikirkanlah bagaiman cara mengatasinya. carilah jalur alternatif !
9. Jangan terpengaruh oleh kegagalan orang lain, tapi biarlah keberhasilan orang lain memotivasi kita. Belajarlah dari kegagalan dan kesalahan orang lain tanpa harus mengalaminya sendiri. Dengan cara itru Anda menghemat banyak sekali waktu dan energi Anda yg sangat berharga.
So…NEVER GIVE UP



Recent Comments