Berdamai Dengan Kegagalan

1. Bersikap dan berpikir Positif terhadap Kegagalan

Setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan. Terus kenapa harus ditakutkan. Dan tak harus jera. Ingat! kegagalan bukanlah suatu yang harus ditakuti. Kita harus berdamai dengan kegagalan. Karena kita akan kehilangan energi untuk bangkit kembali karena selalu dibayang-bayangi takut gagal. Dengan bersikap positif, dengan berdamai dengan kegegalan, kita mampu memandang suatu kegagalan sebagai peristiwa hidup yang harus dialami (proses kehidupan). Dengan demikian, mental kita akan semakin kuat. Percayalah pasti ada sebuah hikmah dari sebuah kegagalan. Bukankah sering kita mendengar bahwa kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda.

2. Mencari penyebab Kegagalan

Evaluasi diri, apa yang menyebabkan kita  gagal? Kegagalan bisa disebabkan oleh faktor internal dan dan faktor eksternal. Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari dalam diri sendiri. seperti kurang motivasi, tidak konsisten, persisten, tidak disiplin  ceroboh dan lain lain. Faktor internal ini hanya bisa diatasi dengan oleh diri kita sendiri. Sedangkan faktor Eksternal merupakan faktor penyebab di luar diri sendiri. Misalnya kurangnya dukungan dari orang terdekat, pesaing yang terlalu banyak dan ketat, atau kurangnya fasilitas, dll.

3. Atasi Kegagalan

Setelah mengetahui penyebab kegagalan, kita harus segera mencoba mengatasinya. Tidak perlu harus mengatasi semua penyebab kegagalan sekaligus, ada baiknya dilakukan secara bertahap tetapi pasti. Prioritaskan penyebab utama, kemudian penyebab lainnya. Karena itu, buat catatan tentang hal-hal yang sering membuat kita gagal, apakah faktor internal atau eksternal (buat skala prioritas). Jangan mencari kambing hitam dalam mencari penyebab kegagalan Anda.

4. Gali kekuatan Diri

Kewajiban kita untuk menemukan kekuatan dari diri kita sendiri. Kita harus menemukan baik sudah nampak/kita sadari maupun yang masih tersembunyi/ belum kita sadari.. Galilah potensi-potensi kita dan terus kita dikembangkan. Jika kita bisa mengembangkan potensi kita dengan baik, maka sukses takkan jauh – jauh dari kita.

5. Raih Peluang

Menangisi kegagalan, menyesali kegagalan takan pernah memperbaiki nasib kita. Evaluasi atas kegagalan OK, tapi tak perlu menyesali secara berkelanjutan. Terbaik adalah bangkit menatap masa depan. Bangkit menangkap setiap peluang yang datang.  Tak ada kesempatan yang hilang, yang ada adalah kesempatan diambil orang lain. bahkan  kita harus berlari menjemput peluang sebelum dijemput oleh orang lain.

6. Trial and Error

Untuk meraih kesuksesan kita perlu melakukan trial and error. hal ini merupakan salah satu tolak ukur untuk menggapai kesuksesan. Tinggal sejauh mana kita mau dan berani mencoba kembali kegagalan itu. Sebelum mencoba lagi, pikirkan masak-masak langkah yang akan ditempuh. Kalaupun terjadi kesalahan kembali, jangan ragu-ragu melakukan perbaikan dan terus mencoba sampai kita berhasil mengatasinya.

Kunci utama trial and error adalah kerja keras dan tetap semangat.

Gagal Demi Sebuah Kesuksesan Sejati

Dengan demikian berarti Anda sudah berdamai dengan kegagalan. Selanjutnya, kegagalan bukan lagi momok yang menakutkan, melainkan sesuatu yang harus dihadapi dan dilawan agar kegagalan itu tidak menggerogoti hidup Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *