Do It Yourself

Tahukah anda, bahwa gajah memiliki  ketajaman ingatan  yang sangat kuat. karena inilah Gajah tidak pernah lupa. Bahkan ada idiom, “You have a memory like an elephant”.

Menurut para ilmuwan, gajah memiliki kemampuan untuk mengingat segala-galanya. Ia ingat saat sejak bayi apapun yang ia lalui, di mana lokasi makanan, di mana keluarga terdekatnya, bahkan lokasi sungai yang paling dekat. Oleh karenanyalah di banyak kebudayaan seperti India, China dan Persia,   gajah dijadikan lambang wisdom.

Berat otak gajah 5 kilogram, paling berat di antara makhluk darat yang hidup saat ini. Otak gajah memiliki kemampuan unik. Ia bisa memancarkan kesedihan, membuat musik, menciptakan seni, bermain dan menggunakan alat-alat, memiliki belas kasihan, dan kesadaran diri. Meskipun besar, gajah bisa berenang nonstop selama 6 jam sepanjang 50 kilometer.

Masalahnya, gajah tidak dapat memilih memory yang bermanfaat dan tidak bermanfaat. Jika gajah dapat mengendalikan pikirannya, ja bisa menjadi penguasa hutan yang sangat kuat dan powerful.

Di sebuah arena sirkus ada satu hal yang mengejutkan, gajah tidak membutuhkan kandang utnuk mengurungnya.  Mungkin kita dapat mengurung singa, beruang, dan harimau tapi tidak pernah ada kandang untuk gajah.

Lalu bagaimana cara menahan makhluk yang sangat kuat ini dari niatan melarikan diri? Ternyata yang mereka lakukan hanya mengikatkan seutas tali (atau rantai tipis) ke kaki gajah dan mengikatnya ke sebuah batang yang ditancapkan ke tanah seperti saat gajah masih bayi. Sekali kakinya sudah terikat, maka ia tidak akan mencoba melarikan diri lagi.

Sekarang, apakah Anda pikir gajah yang memiliki kekuatan besar tersebut tidak mampu menghancurkan rantai atau tali tersebut bila dia mau? Tentu saja bisa dan mampu, bahkan bisa menumbangkan sebuah pohon. Tapi mengapa dia tidak memutuskan tali tipis yang melingkar dikakinya?

Para pawang membiarkan gajah-gajah tersebut memiliki keyakinan bahwa dia tak bisa memutuskan tali tersebut. Keadaan ini berlangsung sejak kecil, yaitu dengan cara ketika seekor bayi gajah lahir dan masih terlalu lemah untuk berjalan bahkan berdiri, para pawang mengikat kaki gajah kecil itu ke sebuah batang yang ditancapkan ke tanah. Dan dapat dipastikan ketika bayi gajah tersebut mencoba berlari menuju induknya, ia tidak dapat memutuskan tali tersebut.

Pernah ada cerita seekor gajah yang mati terbakar dengan ikatan rantai kecil di kakinya. Suatu ketika ada pertunjukan sirkus di suatu kota, tiba-tiba gedung sirkus itu terjadi kebakaran. Hewan-hewan di dalam mulai berlarian. Nah ada seekor gajah yang kakinya diikat dengan rantai kecil. Ketika api makin membesar, sang gajah pun tetap berada di dalam gedung itu dan akhirnya ia mati terbakar.

Sebaliknya Ada binatang lain yang sangat bertolak belakang dengan gajah, yaitu keledai. Bedanya jika gajah adalah binatang yang tidak dapat men-delete memory, keledai adalah binatang yang tidak dapat menyimpan memory.

Manusia

Nah, manusia bukan gajah dan bukan keledai. Kita bisa mengingat dan memilih untuk melupakan. Sayangnya, kita seringkali salah memilih. Kita memilih untuk mengingat kegagalan, kesedihan, dan kekecewaan kita dan melupakan kemenangan, kesuksesan, keberanian, kebahagiaan, kemampuan yang telah diakumulasi selama hidup.

Maka jadilah manusia yang tercerahkan. Karena kemampuan untuk memlilih inilah maka setiap manusia dapat menentukan masa depannya sendiri.

Ya, Kunci utama dan yang terpenting bagi masa depan  kita yang lebih baik adalah kita Sendiri

Mr Shoaff  pakar pengembangan diri selalu menjawab ketika  ditanya, “Bagaimana Anda mengembangkan penghasilan di atas rata-rata? ” dengan kata lain “Bagaimana anda bisa menjadi orang diatas rata-rata?”. Mr Shoaff akan menjawab,” Kembangkan kebiasaan di atas rata-rata “. Mr Shoaff mengatakan,” Kembangkan cara berjabat tangan diatas rata rata, kembangkan senyuman diatas rata-rata, Kembangkan kegembiraan diatas rata-rata. Kembangkan dedikasi diri diatas rata-rata. Kembangkan minat diatas rata-rata, kembangkan cara berkomunikasi diatas rata rata dibandingkan orang lain.

Sungguh aneh, dua orang yang bekerja di perusahaan yang sama, seseorang bisa mendapatkan bonus Rp 300.000 per bulan, dan yang lainnya dapat memperoleh tambahan Rp. 3.000.000  per bulan.  Apa yang membedakan keduanya?  Produk, pelatihan, sistem kerja, management tentu sama karena dari prusahaan yang sama.  Kompetitor yang dihadapai sama, distributor  sebagai partnernya juga sama. Ternyata Perbedaannya adalah PRIBADI dan itu berada di dalam diri kita, bukan di luar. ingat semuanya berasal dari dalam DIRI KITA, DIRA ANDA SEMUA.

Jadi, keajaiban tidak ada di dalam produk. Keajaiban tidak ada dalam daerah tertentu. Keajaiban tidak ada dalam pelatihan tertentu. Keajaiban tidak ada dalam perusahaan tertentu. TETAPI keajaiban yang membuat hal-hal yang lebih baik ada di dalam DIRI KITA. PERTUMBUHAN PRIBADI membuat  semu hal bekerja seperti keajaiban bagi KITA.

Keajaiban ada dalam kepercayaan.

Keajaiban ada dalam keberanian.

Keajaiban ada dalam usaha.

Keajaiban nyata ada dalam ketekunan.

Keajaiban ada dalam penerimaan akan diri anda apa adanya tanpa perlu menjadi orang lain.

Keajaiban ada dalam berpikir.

Keajaiban ada dalam kegembiraan dan tekad.

keajaiban yang nyata berada dalam kasih sayang dan perhatian dalam berbagi.

keajaiban yang luar biasa datang dari  perasaan yang kuat yang  datang dari dalam diri kita sendiri, bukan dari luar.

Jadi, perbedaannya ada di dalam diri kita. Kita sendirilah yang akan menjadi kunci utama untuk masa depan kita yang lebih baik dan lebih sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *