Konsistensi ala Semut

Coba kita iseng iseng mengamati pergerakan semut.

Semut biasanya berjalan dengan ber-urutan  secara bersama sama. Suatu ketika jika kita usil menghadang atau menghalangi  perjalanan serombongan semut tersebut maka mereka akan berusaha mencari jalan lain. Begitu kita hentikan lagi  dia akan tetap mencari jalan lain, dan begitu seterusnya. Merekan tak pernah marah, tak pernah frustasi juga apalagi berusaha untuk bunuh diri. Dia selalu konsisten mencari alternatif jalan dalam upaya mencapai tempat yang dituju.

Kemudian setiap bertemu semut yang lain dia selalu bersentuhan kepala (cipika cipiki). Ketika ada makanan yang besar dan jumlah banyak maka makanan yang besar tersebut akan digotongnya bareng bareng dan makanan tersebut secara bersama sama dan beriringan juga dibawa ke sarangnya. Selain itu semut selalu bekerja keras dalam keadaan apapun dan tak pernah merasa puas dengan hasil yang telah didapat.

Dalam konsep Islam ada corpus tertutup atau ayat ayat qauniyah  dalam hal ini Al Qur’an juga ada juga Corpus terbuka atau ayat ayat qauliyah dalam hal ini alam semesta.

Ketika kita belajar terhadap filosofi kehidupan semut bearti kita sedang membaca corpus terbuka atau membaca ayat ayat Qauliyah. Beberapa filosofi kehidupan semut dapat kita ambil pelajaran antara lain:

Semut Tidak Pernah Menyerah
Bila anda menghalang halangi  dan berusaha menghentikan langkah para semut, mereka selalau akan mencari jalan lain.  Mereka akan memanjat ke atas, menerobos kebahwa  atau memutar dan mengelilinginya. Mereka terus mencari jalan menuju tujuannya. Suatu filosofi yang bagus. Jangan sekali-kali menyerah untuk menemukan jalan menuju tujuan Anda.

– Semut Selalu Bekerjasama
Coba Anda perhatikan cara kerja semut, mulai dari mengangkat sebutir nasi sampai memakannya. Mereka selalu bekerja sama. Sebutir nasi yang cukup berat bagi semut, diangkat beramai-ramai ke tempat mereka. Begitu seterusnya hingga butiran nasi yang mereka angkut mencukupi kebutuhan makan mereka. Kemudian mereka akan menyantapnya pula bersama-sama. Kerjasama dan kekompakan para semut bisa kita jadikan teladan.

Misalnya, saat rekan kerja Anda kesulitan, apa salahnya Anda membantu. Toh hasilnya bukan untuk kepentingan pribadi namun demi kepentingan bersama.

– Semut Saling Peduli
Kebiasaan semut yang saling bersentuhan (mungkin dalam bangsa manusia menegur atau bersalaman jaman kerenya cipka cipiki) jika bertemu, menandakan bahwa bangsa semut memiliki kepedulian dan keakraban yang tinggi. Mereka merasa bahwa tidak ada yang berbeda di antara mereka. Dalam dunia kerja bisa saja artikan saling ‘care’.  Bayangkan, apa jadinya jika di lingkungan kerja  sudah tidak saling peduli?. Apa jadinya jika jika lingkungan kerja ingin saling menonjol sendiri? Apa jadinya keberhasilan  rekan kerja atau bawahan, kita claim sebagai keberhasilan kita? Tentu lingkungan kerja tersbut akan menyiksa..bukan?  Sikap ini dapat ditumbuhkan untuk menjaga kekompakan dan menumbuhkan iklim kerja yang kondusif.

Kalau kita rangkum semua filosofi kehidupan semua tersebut adalah konsisten, tidak pernah putus asa, selalu disiplin dan selalu bekerjasama dan saling perduli serta selalu berusaha menghadapi setiap tantangan yang ada.

Konsisten: anda mengetahui tujuan dan menetahui sarana yg mengantarkan ke tujuan itu.

Disiplin: anda mulai berbuat dan terus berjalan dijalan yg telah ditentukan.

Kesinambungan: anda harus menyingkirkan berbagai rintangan dengan tetap menghadap pada tujuan anda. Tdk boleh ada rintangan yg menghalangi atau menghentikan langkah anda.

Muhammad Nabi islam: Perbuatan yg paling disukai Allah adalah perbuatan yg berkesinambungan walau hanya sedikit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *