Rahasia Orgasme Tak Terlupakan Bagi Wanita

Seringkali seorang wanita merasa enggan untuk melakukan hubungan intim, hal ini pasti membuat si pria merasa bingung serta bertanya-tanya. Bila anda menghadapi masalah tersebut pada isteri anda, anda harus mengenali penyebabnya. Untuk itu, ginekolog Dr Suman Bijlani memberikan cara untuk memahami keinginan seks pada wanita, berikut ini keterangannya.

Bertanya-tanya mengapa istri Anda belakangan tampak enggan bercinta? Mengapa tiba-tiba dia mengeluh sakit kepala saat Anda sedang mood ngeseks?

Ginekolog Dr Suman Bijlani memberitahu bagaimana memahami keinginan seks wanita, seperti dikutip Times of India.

Masalah: kurang minat

Solusi: foreplay sepanjang hari

Wanita ingin pasangan membuatnya menjadi wanita teristimewa sepanjang hari. Cara ini menyiapkan suasana hatinya untuk malam istimewa. Apalagi urusan rumah tangga yang menjadi tanggung jawab sudah membuatnya lelah. Oleh karena itu, lakukan usaha khusus untuk menunjukkan kepedulian Anda, melalui pesan teks, hadiah, liburan, dan sebagainya.

Masalah: tidak percaya diri

Solusi: katakan “Aku ingin kamu merasa cantik saat bersamaku

Seorang wanita mungkin menghindari hubungan seksual karena miskin citra tubuh alias minder. Jika Anda mengomel tentang ketidaksempurnaan di dirinya, hal itu dapat memengaruhi perfoma di ranjang.

Adalah bodoh untuk mengatakan, seperti “pinggul kamu kok lebar ya“ atau “payudaramu terlalu kecil“, kemudian berharap dia memberikan serangan maksimal di ranjang. Bagi wanita, satu-satunya solusi adalah bekerja untuk dirinya sendiri, dan akhirnya, pria bisa merasakan kepuasan seks lewat kepercayaan diri mereka.

Masalah: pura-pura orgasme

Solusi: orgasme bukan segalanya

Pria cenderung hanya berfokus pada orgasme, tetapi sering kali pada wanita, foreplay menyenangkan sudah cukup. Oleh karena itu, pastikan wanita puas dengan kualitas hubungan seks Anda berdua. Jika dia memalsukan orgasme, itu berarti dia tidak puas dan tidak percaya pada Anda.

Masalah: frekuensi bercinta

Solusi: wanita bukan mesin seks

Sebagian pria menginginkan seks setiap hari, tapi pada wanita, banyak faktor lain yang mendukung minat bercinta. Tidak ada waktu atau frekuensi yang ideal untuk berhubungan seks, tetapi jika frekuensi yang diinginkan sangat berbeda, cobalah cari bantuan, misal, lewat terapis seks atau psikolog. Jika seorang wanita stres atau memiliki dendam terhadap suaminya, efeknya bisa mengarah pada kurangnya minat bercinta.

Masalah: nyeri selama berhubungan seks

Solusi: gunakan pelumas

Secara umum, hubungan seksual yang terasa menyakitkan adalah akibat infeksi Miss V atau jika pasangan sangat agresif. Rasa nyeri ada dua jenis, yakni superficial pain yang terjadi pada saat penetrasi dan deep pain yang disebabkan oleh patologis, endometriosis, atau infeksi. Untuk jenis kedua perlu adanya perhatian serius. Menggunakan pelumas atau meningkat foreplay dapat membantu.

Masalah: bau badan

Solusi: jaga kebersihan tubuh

Baik pria maupun wanita bisa menderita infeksi jamur, infeksi tinea dan masalah yang sama yang menyebabkan bau badan. Untuk merangsang minat wanita pada seks, adalah penting bahwa Anda memelihara kepribadian menyenangkan, juga aroma tubuh menyegarkan.

Masalah: takut hamil

Solusi: pakai perlindungan

Perasaan takut hamil membuat wanita kerap menghindari hubungan seks. Untuk kehidupan seks yang lebih baik, penting bagi kedua pasangan untuk sama-sama menyadari dan bertanggung jawab terhadap pilihan kontrasepsi.

Seperti halnya pria, seks adalah masalah besar bagi wanita. Hanya karena pola pikir sekeliling atau kurangnya kesadaran, kebanyakan wanita tidak mengungkapkannya. Secara umum, wanita menyadari bahwa mereka memiliki masalah seksual hanya bila:

– Seks memengaruhi hubungan mereka.

– Pasangan mulai mengeluh.

– Ketika mereka depresi.

– Ketika mereka terlibat dalam affair di luar nikah.

Juga, masalah yang berkaitan dengan perbedaan usia. Menurut wanita lebih muda, seks lebih berhubungan dengan masalah citra tubuh dan ‘kecemasan performa’. Terutama jika mereka merasa bahwa seks adalah satu-satunya cara untuk bisa mempertahankan hubungan.

Sementara menurut wanita dewasa, seks bermuara pada suatu pekerjaan atau tugas setelah bertahun-tahun pernikahan. Kemudian mewujud dalam penderitaan, sakit, kurangnya orgasme, dan gejala fisik lainnya. Intinya, jangan salahkan kehidupan seks membosankan, gejala pre-menstruasi (PMS) pasangan, atau mood yang selalu berubah. Mulailah berubah dan bergerak untuk kehidupan seks lebih baik.(Okezone.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *