Uang Adalah Energy, Maka Gerakkanlah!
Uang
adalah Energi, begitu ungkap Ipho Santosa dalam sebuah bukunya “ 7 keajaiban Rejeki”. Sebagai Energi, maka uang harus selalu bergerak dan atau berputar. Karena suatu energi yang tidakbergerak akan mengalami pelemahan kemudian akhirnya lumpuh.
Coba perhatikan kenapa tangan kanan lebih besar daripada tangan kiri (kecuali yang kidal), itu dikarenakan tangan kanan yang mengandung energy lebih banyak digerakkan ketimbang tangan kirin. dan seandainya tangan kita tidak pernah digerakkan maka akan lumpuh tidak mampu mengangkat apa apa. Kemudian perhatiakan energy yang lain. Energy gerak yang bisa menghasilkan tenaga listrik. Kemudian energy diesel yang dengan putasan tertentu mampu menggerakkan kendaraan bermotor.
Dalam hal uang sebagai energy, bagaiaman mengerakkannya atau memutarnya.
Investasi berarti mengggerakkan atau memutar energy uang. Bukankah seorang investor akan menerima uang yang lebih besar.
Berdagang berati menggerakkan atau memutar energy uang. Sebauah kaidah agama mengatakan bahwa sembilan dari sepuluh jalannya rezeki adalah berdagang. Dari berapa banyak orang yang sukses atau mengahasilkan lebih banyak uang dari berdagang.
Bersedekah juga menggerakkan dan memutar energy uang. Akhir akhir ini semakin banyak bukti bahwa semakin banyak bersedekah akan semakin mempermudah mendapatkan rejeki atau uang. Ustadz Yusuf maksur yang mempopulerkan keajaiban bersedekah ini melalu ceramah dan buku bukunya. Dalam bersedekah seharusnya tanpa melihat seberapa besar sisanya. Tidak perlu berfikir bahwa kalau saya bersedekah sebsar ini, besok saya makan apa?. Bersedekah sajalah insya-Allah Tuhan akan menggantinya.
Dalam hal bersedekah atau memberi bahwa akan diganti oleh Allah adalah sebuah Sunnahtullah. Atau bahasa universanya ketika kita member maka kita kana menerima adalah sebuah hukum Alam.
Tidak perduli apakah sang pemberi tersebut ikhlas atau tidak maka dian akan menerima imbalan dari pemberiannya, tetapi jika ihklas kita akan dapat tambahan pahala.
Tidak perduli sang pemberi tersebut pamrih atau ada motif tertentu baik motif kepopuleran, motif politik, motif ekonomi maka dia akan tetapn menerima imbalan dari pemberiannya, akan tetapi jika tanpa pamrih maka da tambahan pahala.
Tidak perduli sang pemberi tersebut riak, sombong atau arogan maka dia tetap akan menerima imbalan dari pemberiannya akan tetapi jika tidak riak dan sombong akan mendapatkan tambahan pahala.
Tidak perduli sang pemberi terse but ber-Tuhan atau atheism aka dia tetap akan mendapatkan imbalan dari pemberiannya akan tetapi jika ber-Tuhan akan mendapatkan pahala.
Bukankan kebahagiaan terbesar manusia adalah Memberi.
Maka Bersegeralah menggerakkan uang anda, dengan cara yang paling mudah yakni bersedekah?
Bagaimana dengan Anda?


Anda membutuhkan emas?
Hubungi kami 08111667734 atau pin BB 218add4a atau
email berik_wicaksono@yahoo.com.sg
[...] Uang adalah energi dan uang tidak bisa merubah nasib kita. Namun Uang bisa memperbesar apa yang kita miliki dan apa yang ada pada diri kita. [...]
Terima kasih atas penjelasannya. Semoga kita menempatkan urusan Uang dengan NIAT dijalan Ketaqwaan kepada-Nya.