Word To Mouth Marketing = Marketing Komunitas

Ketika kita mencari produk tertentu dan mengetahui tehnologi serta featurnya dari iklan-iklan  yang ada, saya jamin anda pasti pusing untuk menentukan plihan yang tepat. Karena berkat teknologi yang semagin canggih, semua featur yang dimiliki berbagai produk yang ada relatif sama. Sedangkan iklan dari berbagai prpoduk tersebut semua menjanjikan sesuatu yang menarik semua.  Namun anda akan sangat mudah untuk menentukan pilihannya  ketika ada orang dekat anda baik itu sahabat, keluarga, atau teman kantor yang berbicara tentang kelebihan produk elektronik tertentu diantara sekian banyak pilihan produk.  Inilah yang disebut word of mouth atau dalam bahasa kita sehari-hari adalah Getok Tular.

Perusahaan-perusahaan saat ini berusaha memicu terjadinya penyebaran informasi produknya dari mulut ke mulut atau getok tular i. Mereka berusaha untuk dapat mengidentifikasikan orang-orang yang paling dulu membeli produk model barunya, banyak bicara dan mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi serta memiliki jaringan kenalan yang luas. Strategy ini terbukti jitu dan ampuh.  Melihat keampuhan dari strategy ini, para markter memanfaatkan dengan membentuk komunitas atau mendekati komunitas yang ada. Coba lihat loyalitas komunitas pemilik Harley Davidson dari para Pria yang suka berpetualang. Dan coba lihat strategi amoeba-nya produk tupperware yang dilesatkan oleh pak Nur Kuntjoro (COO) melalui arisan ibu ibu.

Pemasaran komunitas ini lebih mengena daripada sekedar segmentasi. Karena di dalam komunitas inilah produk kita akan semakin banyak dibicarakan oleh orang yang memiliki hobi yang sama. Apalagi akhir-akhir ini dengan menjamurnya pengguna internet maka pemasaran komunitas semakin naik daun. Menjamurnya para blogger  juga menjadi cara untuk menyebarkan kelebihan produk kita melalui para blogger. Era Pemasaran strategy inilah oleh Markplus disebut sebagai Era New Wave Marketing. Pemasaran horisontal Many to many marketing begitu mereka menyebutnya.

2 Replies to “Word To Mouth Marketing = Marketing Komunitas”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *