Pelajaran Hidup dari Jack Ma: Jadilah Orang Besar Dulu

Hidup memang misteri. Siapa yang menyangka anak muda Cina yang di masa mudanya tergolong miskin, melamar kerja di KFC bersama 27 pelamar lainnya, tetapi hanya dia yang tidak diterima.

Konon, anak muda itu melamar pekerjaan di hampir 30 perusahaan. Namun tidak satu pun yang diterima. Lalu karena kemampuan bahasa Inggrisnya lumayan, terpaksa dia mengajar bahasa Inggris di sebuah sekolah di kotanya. Dialah Jack Ma, pendiri dan chairman Alibaba Group, sebuah perusahaan e-commerce, dan menjadi orang terkaya di Cina dengan kekayaan lebih dari 38,2 miliar dolar AS.

Awalnya Jack Ma bukan siapa-siapa, hanya orang biasa. Tidak tampak keistimewaannya, seperti layaknya orang kebanyakan, dia cuma guru bahasa Inggris.

Jack Ma meninggalkan kebanyakan orang lainnya, dia terus merangkak naik dengan inovasi bisnisnya yang tidak kering. Karenanya, dia menjelma menjadi inspirasi bagi para pebisnis lainnya, tidak cuma di Cina tapi di belahan dunia lainnya.

Bahkan ucapan-ucapannya menjadi inspirasi tersendiri buat yang mendengarnya. Saat dia belum menjadi siapa-siapa, tentu pernyataan-pernyataannya tidaklah menjadi “sesuatu”. Dan, itu wajar.

Harus Menjadi “Besar” Dulu

Seperti orang kebanyakan lainnya, tutur kata meski bernas sekalipun bukanlah sesuatu yang didengar apalagi diperhitungkan. Dibicarakan saja pun tidak. Pikir Jack Ma, aku harus “besar” dulu, supaya apa yang kusampaikan adalah sesuatu yang menginspirasi banyak orang.

Dan memang, apa yang dipikirkannya untuk menjadi orang “besar” dulu, itu bukanlah hal yang salah, meski tidak tepat 100 persen. Namun jika kita melihat para tokoh yang menginspirasi, memang mereka adalah orang-orang “besar” dalam dunianya. Sehingga perkataannya, meski biasa-biasa saja, menjadi inspirasi buat komunitas yang lebih luas. Jack Ma menjelma sebagai tokoh inspiratif.

Ada perkataannya, yang tampak “memberontak”, yang itu sesuai dengan tesis di atas, bahwa seseorang harus menjadi “besar” dulu, jika ingin “didengar” dan “dibicarakan”.

Ini katanya.

sumber: Ady Amar, Republikadotcodotid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *