Jember Jajaki Investor Dubai

Dubai – Bupati Jember Mohammad Zaenal Abidin Djalal mengharapkan bantuan dan dukungan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Dubai untuk mempromosikan potensi daerahnya kepada kalangan pengusaha dan investor asing di Dubai.

Menurut Bupati, Jember memiliki sejumlah potensi seperti pariwisata, pertanian, perikanan, kerajinan dan garmen, termasuk batik khas Jember.

Sekitar 42,56% pendapatan asli daerah Jember diperoleh dari sektor pertanian, dimana terdapat berbagai produk unggulan yang mampu bersaing di pasar internasional, seperti karet, tembakau, kopi, teh, beras, jagung, dan sayuran.

Bupati juga meminta agar dalam waktu dekat KJRI Dubai dapat mengajak pengusaha dan investor Dubai berkunjung ke Jember untuk penjajagan kerjasama bisnis dengan pengusaha Jember, terutama untuk sektor perdagangan produk pertanian dan sektor tenaga kerja.

Permintaan tersebut disampaikan kepada Konsul Jenderal RI Mansyur Pangeran dalam pertemuan seusai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara RS Bina Sehat, Jember, dengan Belhoul Lifecare, Dubai, demikian Konsul Pensosbud Adiguna Wijaya kepada detikfinance, (25/3/2012).

Konjen mengharapkan agar produk-produk unggulan dari Jember dapat memberikan kontribusi besar bagi peningkatan nilai perdagangan kedua negara.

“Hubungan bilateral Indonesia-UAE saat ini sangat baik, termasuk di bidang ekonomi dimana nilai perdagangan kedua negara mencapai US$ 2 miliar pada 2011. Namun demikian angka ini masih jauh dari potensi sebenarnya,” papar Konjen dalam pertemuandi Ruang Serba Guna KJRI Dubai (22/3/2012).

Dijelaskan bahwa Dubai merupakan hub lalulintas barang, jasa, manusia dan uang, dengan stabilitas politik-ekonomi yang mantap dan letak yang sangat strategis. Krisispolitik-ekonomi di beberapa negara Timur Tengah dan Afrika Utara telah mendorong masuknya ratusan miliar dollar modal investasi yang dipindahkan ke Dubai.

“Sebaliknya krisis ekonomi berkepanjangan di Eropa dan Amerika menjadikan kawasan Asia termasuk Indonesia sebagai destinasi investasi dana para pemilik modal tersebut,” imbuh Konjen.

Untuk itu Konjen meminta pemerintah Kabupaten Jember dapat menyediakan data tentang profil potensi lebih kongkrit untuk dapat dipromosikan di wilayah akreditasi KJRI Dubai dan menemukan calon buyers atau investor untuk Jember.

Apalagi, lanjut Konjen, dalam waktu dekat akan ada Middle East Update 2012 yang diselenggarakan oleh Kemlu RI melalui Direktorat Timur Tengah, dimana dalam ajang tersebut akan digali potensi utama berbagai daerah di Indonesia sebagai upaya peningkatan ekspor perdagangan dan potensi investasi dari wilayah Timur Tengah.

DisepakatiKonjen dan Bupati Jember akan mengintensifkan komunikasi dan koordinasi termasuk dalam penyediaan informasi terkait potensi Jember dan Dubai, penjajagan kunjungan pengusaha Dubai ke Jember dan sebaliknya, serta berbagai langkah kerjasama terkait lainnya.

Sebelumnya Bupati Jember menyampaikan apresiasitinggi atas dukungan KJRI Dubai dari proses awal hingga penandatanganan MoU antara RS Bina Sehat dan Belhoul Lifecare.MoU tersebut dinilai memiliki makna penting terutama dalam penciptaan lapangan pekerjaan bagi angkatan kerja di Jember.

Seperti diberitakan, MoU tersebut merupakan tindak lanjut kesepakatan kerjasama antara RS Bina Sehat, Jember, dengan Belhoul Lifecare, Dubai, mengenai perekrutan dan pelatihan perawat dalam beragam spesialisasi untuk persiapan penempatan di Belhoul Speciality Hospital dan sejumlah rumah sakit di Dubai.

Hadir dalam pertemuan itu para staf KJRI Dubai dan rombongan misi bisnis Kabupaten Jember antara lain Kepala Bappeda, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RS Bina Sehat, Direktur RS Balung, Direktur RS Soebandi, Pimpinan RS PTPN X, dan Presiden Direktur PT. Widatra Bhakti.

Sumber: Detik dot com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *